>TIPS: Enam cara untuk memberi kesan kualitas

>

Seorang tukang obat di pasar berteriak

“Obat ini bisa menyembuhkan berbagai penyakit dengan segera. Harganya murah, kualitasnya bagus… Percayalah!”

Namun apa yang terjadi, apakah kita yang mungkin kebetulan melihatnya akan berpikiran bahwa obat itu benar-benar memiliki kualitas seperti itu?

Konsumen yang mendengar kata “kualitas” setiap saat akan seringkali merasa bahwa perusahaan itu menjual produk yang berkualitas rendah.

Dalam pengertian ini, kualitas adalah seperti kepercayaan. Jika seorang penjual memaksa menyatakan “Anda bisa percaya kepada saya”, hal ini seringkali menjadi indikator kewaspadaan kita supaya berhati-hati.

Demikian juga jika sebuah perusahaan terlalu langsung dalam menyatakan atau mengiklankan “kualitas”, konsumen bisa saja mengabaikan pernyataan tersebut atau malah menjadi curiga tentang hal itu.

Jadi, yang menjadi pertanyaannya adalah bagaimana kamu membuktikan produk atau jasa kamu adalah sesuatu yang menjanjikan? Berikut ini adalah tips untuk memberikan kesan kualitas produk atau jasa kamu.

1. Pilih kata-kata kamu secara hati-hati
Menggambarkan sesuatu sebagai sesuatu dengan “kualitas tinggi” sebenarnya membatasi pesan kamu. Daripada mengatakan “kualitas tinggi”, pilihlah istilah premium atau tidak tertandingi. Semakin mahal produk kamu relatif pada persaingan produk, maka sebaiknya istilah yang digunakan semakin rumit.

Dan juga, berhati-hatilah sebelum kamu menempatkan kata “kualitas” pada motto produk. Produk berderajat tinggi memiliki kepentingan dari

2. Katakan dan tunjukkan
Jika produk kamu lebih mahal daripada produk saingan, apa sih yang membolehkan kamu memberi label lebih mahal? Itu bisa segala hal dari mulai kekuatan bahan mentah kamu sampai proses quality control. Orang-orang sekarang berhati-hati dengan pernyataan yang belum dibuktikan kebenarannya.

Teknik seperti ini dalam periklanan seringkali dilihat ketika sebuah produk dalam iklannya menunjukkan pabriknya ataupun konsep pengolahan produknya. Misalnya pada iklan Aqua yang menyatakan bahwa untuk memproduksi air dalam kemasan tersebut menggunakan lebih dari 20 tahap, oleh karena itu Aqua berbeda dengan air dalam kemasan lainnya, memberi kesan jauh lebih berkualitas. Kemudian, produk yang memiliki kesan kualitas bisa dengan mudah memiliki harga lebih tinggi.

3. Jangan pelit pada tampilan foto
Ada peribahasa yang menyatakan bahwa sebuah gambar akan bercerita seribu kata. Ketika mempromosikan produk, gambar yang berkualitas baik akan memberi kesan keseriusan seorang produsen dalam pelayanannya. Kesan keseriusan ini kemudian akan memberikan kesan kualitas sehingga mendatangkan kepercayaan pada produk atau jasa kita.

4. Komitmen pada segmentasi pasar kamu
Kalau kamu memiliki segmen pasar dengan kualitas tinggi, maka kamu akan sangat sulit bahkan mungkin tidak bisa sekaligus menjadi produk yang murah. Dengan kata lain produk berkualitas tinggi tidaklah murah, kecuali mungkin untuk pengusaha yang menggunakan ini sebagai promosi, produk percobaan atau bahkan mungkin untuk menjatuhkan pesaingnya.

Kualitas tinggi akan sebanding dengan harganya. Oleh karena itu, digunakanlah kata-kata “terjangkau”, atau “bernilai”, dan hindarkanlah kata-kata produk paling murah karena hal itu akan memberikan konotasi kualitas murahan.

5. Perbaiki terus cara memberikan pesan dan penampilan
Sebuah perusahaan yang berkualitas adalah perusahaan yang percaya diri dan konsisten dalam segala hal. Tidak pernah terlihat panik.

Hal terbaik untuk menghindari kepanikan adalah dengan cara menulis strategi pemasaran produk dan kampanye iklan, kemudian jalankan sesuai dengan rencana. Hal ini berlaku untuk semua perusahaan, dan tentu saja sangat penting bagi perusahaan-perusahaan yang bergerak dengan strategi “kualitas”.

6. Hal kecil akan memberikan arti yang banyak
Kualitas terletak pada detail. Cetaklah kartu nama, brosur dan berbagai materi promosi lainnya pada kertas berkualitas premium. Perhatikan pada semua hal yang kamu katakan dan lakukan. Jika seorang konsumen potensial melihat ada suatu hal yang tidak konsisten, mereka akan berpikiran bahwa pernyataan kamu mengenai kualitas hanyalah sebuah slogan kosong, tidak peduli apapun yang kamu katakan.

Kamu mungkin harus mengeluarkan lebih banyak dana untuk mendapatkan hasil lebih besar.

Hal yang paling penting sebenarnya adalah mengenal calon konsumen kamu. Calon konsumen perlu merasakan manfaat dari biaya tambahan yang dikeluarkan oleh mereka ketika membeli produk “high-end”, hal ini untuk memberikan rasa nyaman kepada mereka atas keputusan pembelian mereka. Buatlah mudah untuk mereka dan kamu akan mendapatkan keuntungan dari kesetiaan merk di masa depan.

Artikel ini ditulis berdasarkan tulisan John Williams yang berjudul “6 Ways to Convey Quality”. dari Entrepreneur magazine.

http:www.syamsulhadi.co.cc

Perihal syamsul hadi
Dapat dihubungi melalui email ke :syamsulhadi@live.com.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: