>menghayati pekerjaan

>Ada sebuah perusahaan farmasi di Jepang yang hampir bangkrut. Untuk menyelamatkan perusahaan tersebut, hampir seluruh karyawan dan karyawatinya diliburkan beberapa bulan. Namun mereka tidak istirahat di rumah, mereka dikirim ke klinik-klinik dan rumah sakit-rumah sakit untuk melihat bagaimana orang-orang di rumah sakit yang menderita dan membutuhkan pertolongan itu dirawat dan diobati oleh paramedis. Banyak di antara pasien-pasien tersebut yang tertolong, namun banyak pula yang kemudian cacat, mati dan tidak tertolong lagi.

Tiga bulan kemudian semua karyawan dan karyawati itu dipanggil kembali untuk bekerja memproduksi berbagai jenis obat-obatan. Selang enam bulan, perusahaan itu telah tumbuh kembali dengan sangat pesat dan mengagumkan. Ketika salah satu karyawan di sana ditanya, “Mengapa perusahaan ini bisa berhasil?” Ia menjawab, “Ketika saya meracik obat, saya tidak berpikir sedang bekerja pada perusahaan ini, tetapi saya membayangkan ibu saya sendiri yang sedang saya obati.”

Tulisan ini saya ambil dari buku ESQ Power.
http://www.esq.co.id


Perihal syamsul hadi
Dapat dihubungi melalui email ke :syamsulhadi@live.com.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: